Harga sarang burung sangat tergantung oleh naik turunnya nilai rupiah terhadap dollar, sedangkan untuk pasaran dunia harga sarang yang langsung dari dari gua berharga berkisar antara US $ 1.000-1.500 / kg dan sarang dari rumah walet berkisar antara US $ 1.800-2.000/kg sedangkan apabila sudah melalui proses pembersihan akan menjadi US $ 2.000-2.500 / kg. “ A kilogram of white nest can cost up to $2,000, and a kilogram of “red blood” nest can cost up to $10,000 Canadian”. (Koon dan Cranbrook, 2002).

Negara China (Hong Kong) mengkonsumsi sarang walet 100 ton per tahun yang mendekati 60% suplai dunia. Komunitas Tionghoa di Amerika Utara mengkonsumsi 30 ton pertahun sedangkan cina daratan hanya 10 ton pertahun. Harga satu mangkok sup sarang burung dihargai US$ 60 (Quentien, 2004)

Harga sarang walet sangat bervariasi tergantung dari kesepakatan antara penjual dan pembeli. Kriteria umum yang mempengaruhi harga sarang adalah : asal sarang (gua atau rumah), ukuran sarang, warna sarang, sempurna tidaknya bentuk sarang, kandungan air, kandungan bulu yang menempel. Harga sarang sangat ditentukan oleh kualitas sarang, baik warna, bentuk, ukuran, bulu dan kadar air. Dan memperhitungkan faktor hubungan keterdekatan dan kepercayaan antara penjual dan pembeli. Karena harga sarang walet sangat tergantung pada kualitas, sedangkan belum adanya standar yang baku mengenai kualitas sarang maka harga sarang ditentukan oleh kesepakatan antara pembeli dan penjual sarang saat terjadi transaksi. Dalam satu kali pemanenan tidak ada sarang yang sama, yang disebabkan perbedaan umur burung walet, kebersihan tempat bersarang, kondisi ruangan, gangguan hama, cara memanen dan musim, sehingga penentuan harga berbeda-beda antara pembeli satu dengan pembeli lainnya (Kuntjoro, 2002)

Selain ditentukan oleh kualitas sarang, harga sarang walet tergantung dari kondisi mata uang rupiah terhadap dollar. Dari hasil wawancara harga sarang super dengan kriteria warna putih keperakan (kristal), bentuk mangkuk, dengan ukuran tiga jari (lebar bibir sampai dasar sarang 4,5-5 Cm), serta kandungan bulu bulu ringan (ada 1-5 helai bulu), dan kadar air kering (kandungan air 0-10%) dapat berharga $ 1.800-2.000/Kg.

Semakin rendah nilai rupiah terhadap dollar maka harga sarang akan meningkat, seperti terjadi pada tahun 1998 saat US $1 = Rp. 17.500,- harga sarang melambung sangat tinggi. Setelah melalui proses pencucian, harga sarang walet dapat mencapai US$ 2.500-3.000/Kg. Tetapi para pengusaha pencucian tidak bersedia membeli sarang yang sudah dicuci, mereka lebih mengutamakan pembelian dalam bentuk yang masih belum diproses. Dengan alasan pasaran luar negeri sudah menentukan ciri-ciri yang sudah disepakati antara pengusaha pencucian dengan pasar luar negeri.